1 Januari 2015 di Puncak Penanggungan

Assalamu'alaykum Wr. Wb.


2014 telah usai. Tentu saja banyak kenangan yang kita alami baik itu menyenangkan, menyedihkan, menyakitkan, dll. Tapi itu semua sudah sepatutnya kita jadikan sebagai pembelajaran untuk kedepannya agar lebih baik lagi. Tak terasa 2015 sudah di depan mata. Bagi saya pribadi, tahun ini haruslah lebih baik dari tahun 2014. Banyak hal-hal yang belum tercapai di tahun sebelumnya. Harapanya di tahun ini, harapan itu satu per satu bisa tercapai dengan usaha dan doa terbaik saya aamiin.

Nah, itu tadi awal pembukaanya ya guys. Sebenernya disini, saya ingin bercerita tentang pengalaman yang mungkin menjadi pengalaman terbaik saya untuk melewati malam pergantian tahun. Yaah, sebenernya saya juga sempet bingung mau ngapain. Mungkin kebanyakan orang sudah mempersiapkan cara mereka untuk melewati malam pergantian tahun. Ada yang rela membakar uangnya demi kembang api, ada yang pacaran semalam suntuk sembari menunggu detik-detik pergantian tahun, ada yang melewatinya bersama keluarga tercinta dan masih banyak lagi.

Tetapi saya mempunyai cara tersendiri untuk melewati malam pergantian tahun kali ini. Saya bersama teman-teman tercinta memilih mendaki gunung penanggungan yang terletak di daerah Mojokerto, Jawa Timur. Tidak banyak persiapan, hanya berbekal niat dan semangat yang kuat kita berangkat malam itu. Hujan rintik-rintik menemani perjalanan saya menuju lokasi pendakian. Walau sebenarnya kami juga was-was dan berharap hujan reda saat sampai di lokasi.

Gunung Penanggungan, merupakan gunung berapi yang sedang tidur atau sedang dalam keadaan tidak aktif. Gunung Penanggungan sering disebut miniatur Semeru, karena jika di lihat kondisi puncaknya sangat tandus, mirip Semeru. Ketinggian sekitar 1.653 mdpl, puncak penanggungan terdiri dari bebatuan cadas dan jarang di tumbuhi pohon, hingga jika di lihat dari kejauhan mirip kepala botak tanpa rambut.

Pada malam hari, udara di puncak berkisar sekitar 10 - 15 derajat sedangkan pada siang hari berkisar sekitar 15 - 25 derajat. Dari kaki sampai lereng bawah Gunung Penanggungan berupa hutan lindung dengan jenis tanaman rimba seperti jempurit, kluwak, ingas, kemiri, dawung, bendo, wilingo dan jabon. Di bawah tegakan pohon-pohon raksasa ini, tumbuh tanaman empon - empon seperti kunir, laos, jahe dan bunga - bunga kecil. Lebatnya pepohonan menyebabkan udara di sini terasa lembab, sinar matahari tidak sepenuhnya menembus tanah. Sampai di lereng atas ditumbuhi caliandra, yang bercampur dengan jenis Resap, Pundung dan Sono.Caliandra merah tampak mendominasi, tumbuh lebat hampir menutup permukaan tanah, walaupun pertumbuhannya kerdil di tengah hamparan rumput gebutan. Demikian juga keadaan di puncak; hanya akar rumput gebutan yang mampu tumbuh menerobos kerasnya batuan padas Gunung Penanggungan. 

Keadaan medan Gunung Penanggungan tidak berbeda dengan gunung - gunung lain : datar, landai, miring, berbukit dan berjurang. Di kaki gunung, keadaan medannya landai sampai sejauh 2 km. Naik ke atas kemiringannya berkisar 30 - 40 derajat. Di bagian perut gunung agak curam, berkisar 40 -50 derajat sepanjang 1 km. Sampai di dada gunung, banyak jurang - jurang dengan kemiringan berkisar 50 -60 derajat; tanahnya berbatu sepanjang 2 km dari dada, leher sampai puncak gunung. Medannya amat curam, berbatu, licin dan kemiringannya berkisar 60 -80 derajat sepanjang 1,5 km. sampai di puncak, batu - batu padas nampak di sana - sini. Di puncak terdapat lembah, barangkali semacam kawah yang sudah tidak aktif lagi. Luasnya sekitar 4 ha. Tempat ini biasanya dimanfaatkan untuk base camp. Tempat yang nyaman untuk menikmati keindahan pada malam hari.


Kebetulan pada saat itu, di puncak sudah banyak sekali pendaki yang sudah terlebih dahulu sampai. Mungkin bisa dibilang itu merupakan saat-saat paling ramai. Sungguh luar biasa indah pemandangannya. Dari puncak, kita bisa melihat gunung Arjuno, Welirang, Semeru, Bromo, dan hantaran daerah Jawa Timur. Bagaiman asyik bukan? Dari pada ngabisin duit buat hal yang gak jelas mendingan nikmatin alam dari puncak Penanggungan. Sensasinya sungguh luar biasa dan dijamin gak bakalan nyesel hehehe.

Saya berharap, untuk kedepannya Allah Sang Pencipta alam semesta ini masih mengijinkan saya untuk mendaki puncak-puncak berikutnya. Karena sungguh masih banyak sekali keindahan-keindahan alam ini yang belum saya jelajahi. Dengan mendaki gunung, kita bisa lebih mensyukuri nikmat-nikmat yang sudah diberikan oleh-Nya kepada kami dan bisa bersama-sama menjaga alam ini demi kemaslahatan umat.


Wassalamu'alaykum Wr. Wb.

25 comments

wah seru banget gan, tahun baruan di puncak gunung. Jadi kepengen :D

Reply

Tahun depan cobain gan, pasti seru abis wahaha

Reply

Wah.... Menarik Sekali Sob :)
Patut Dicoba Nih...
Mungkin Sesaat Membuka Jilid 2016 :D Hehehe.....

Reply

hihihi dingin gak gan di atas gunung , jadi kepengen naik gunung :D ingat waktu kecil hhihihi

Reply

Makasih udah mau mampir sob :D Semoga diberi kesempatan di tahun 2016 nanti hehe

Reply

sumpah pengen kesana sob , tertantang dengan kemiringannya itu , walau tidak terlalu tinggi juga sih gunungnya tapi pengen banget , tahun baru kemarin saya cuma ke puncak Ijen aja :/

BTW kunjungan pertama , ditunggu follownya gan dan juga like fanspagenya :)

http://www.daloncorner.blogspot.com/

Reply

Saya setuju dengan artikel anda, Blogwaking memang sangat efektif untuk menjaring pembaca apa lagi untuk blog baru yang membutuhkan pengunjung. Saya tunggu artikel terbaru nya.Nice post :)

Sudah ane follow blogmu, Ditunggu visit dan followback blog ane gan
Salam : http://faktasekali.blogspot.com/

Reply

Wah, saya malah belom pernah ke ijen dan penasaran banget pengen kesana gan hehe. Makasih buat kunjungan perdananya. Siap meluncur ke blognya agan (y)

Reply

Salah komen gan. Duh, jadi gak nyambung sama isi postinganya -_-

Reply

Waah kayaknya adem bgt jauh dari kebisingan kota sob..

Salam satriyoku.blog

Reply

Iya gaan kit semua jugaa berharap ada yg baru di tahun 2015. Btw ente mendaki gunung ya ? Kayaknya seru tu :) nice story gan.


Komen back ditunggu di bram4k

Reply

Adem sembari menikmati keindahan cipataan-Nya gan :D
hehehe

Salam Blogger!

Reply

Hehe iya gan. Kebetulan ada temen kos yang ngajakin. Kalo semisal gak ada yang ngajakin ya paling dirumah aja sama keluarga. Ini pertama kalinya saya melewati tahun baru dengan naik gunung gan. It's amazing!

Reply

wah seru juga ya di penanggungan.. cuma saya kurang suka jalan2... hehe. lebih asyik kumpul2 keluarga

Reply

Gak masalah kok mbak yang penting kan postif kegiatanya. Dan yang terpenting gak ngebakar duit hehehe

Reply

Seru maaas, jadi keinget waktu dulu muncak ;'))
Kira2 biayanya berapa kalo mau ke penanggungan?

Reply

Gak mahal kok cuman 8000 buat registrasi aja :D

Reply

tahun baru anti mainstream gan di puncak, manteb!

Reply

haha, iya gan insyaallah saya coba :D

Reply

view nya sangat bagus gan.. pasti seru ya menjejakan kaki di hari pertama awal tahun 2015, kalau ane mah d rumah aj gan jam 9 udah tidur ganteng hahah

Reply

ajak ajak gan kalau kesana lagi, bagus pemandangannya

Reply

Lain kali boleh dicoba biar tahu sensasinya lho.. Pasti kalo udah nyobain, pengen nyoba terus pokoknya. Naik gunung itu selain murah juga pasti memanjakan mata agan kok :D

Reply

Kalo boleh tau asalnya mana gan? biar ntar bisa muncak bareng hehehe :)

Reply

Seru banget. Saya cuma pesta mie doang di kostan --"

Reply

Post a Comment

Notes from Admin :
- Berkomentarlah sesuai dengan isi artikel
- Tidak diperbolehkan Untuk Mempromosikan Barang Atau Berjualan
- Komentar dilarang mengandung konten sara, pornografi, kekerasan, pelecehan dan sejenisnya
- Bagi Komentar Yang Menautkan Link Aktif Dianggap Spam
- Silahkan Follow Blog ini 100% saya Akan Follow back